
Atap tenda membrane kini menjadi pilihan populer untuk shelter parkir modern. Secara umum, atap adalah bagian atas bangunan yang melindungi benda di bawahnya. Dulu, material atap yang umum adalah genteng, seng, dan sirap. Namun, saat ini kain juga bisa menjadi material atap karena sifatnya elastis dan fleksibel.
Apa Itu Atap Tenda Membrane?
Jenis kain yang paling sering menjadi bahan atap adalah kain membrane. Nama atap tenda membrane muncul karena cara pembuatannya mirip tenda, yaitu dengan menarik kain hingga tegang. Dalam dunia arsitektur, sistem ini termasuk struktur tarik (tensile structure).
Agar atap kuat dan kokoh, konstruksinya membutuhkan kabel, rangka, fondasi, dan material lain yang berkualitas tinggi. Dengan begitu, atap akan awet dan mampu bertahan hingga puluhan tahun. Untuk pilihan bahan, Anda bisa membaca ulasan material atap membran kami.
Fungsi untuk Rumah dan Area Komersial
Atap tenda membrane cocok untuk keperluan pribadi maupun umum. Untuk keperluan pribadi, biasanya orang memasangnya di halaman rumah, carport, jendela, atau taman. Sementara itu, untuk keperluan umum, atap ini sering melindungi tempat wisata, lapangan olahraga, hotel, shelter parkir, serta area komersial seperti restoran, pusat perbelanjaan, dan kafe.
Kelebihan Tenda Membrane untuk Shelter Parkir
Selain elastis dan melindungi, tenda membrane punya beberapa kelebihan lain:
- Menjaga udara di bawahnya tetap sejuk karena kain meredam panas matahari.
- Tahan gempa dan tiupan angin kencang hingga 150 km/jam.
- Memberi nilai estetika yang tinggi pada bangunan.
- Bertahan hingga puluhan tahun, tergantung kualitas bahan.
- Perawatannya sangat mudah.
Model Atap Tenda Membrane Modern untuk Shelter Parkir
Shelter parkir adalah salah satu aplikasi paling populer. Berikut beberapa model yang bisa Anda pilih:
1. Model Melengkung atau Setengah Lingkaran
Model ini memakai tiang penyangga rendah yang tersambung ke rangka atap berbentuk lengkung. Kemudian, tim pemasang menambahkan penyangga lain di bagian atas. Tujuannya agar rangka tetap kuat menahan angin dan beban.
Biaya pemasangannya memang cukup mahal. Selain itu, model ini membutuhkan perhitungan yang benar dan matang. Meskipun demikian, hasilnya sepadan karena shelter dengan model ini memiliki nilai estetika yang tinggi.
2. Model Tiang Vertikal
Model tiang vertikal paling banyak terpasang di area parkir. Alasannya, model ini sederhana dan tidak membutuhkan banyak perhitungan.
Strukturnya memakai tiang utama di bagian belakang sebagai penyangga. Selanjutnya, tiang tersebut tersambung ke rangka shelter yang menjadi atap. Panjang rangka menyesuaikan panjang kendaraan yang parkir di bawahnya.
3. Model Layar (Sail)
Jika kita bandingkan dengan dua model sebelumnya, pemasangan model layar jauh lebih rumit. Hal ini karena model ini tidak memakai penyangga di bagian tengah.
Untuk memasangnya, tim menarik setiap ujung kain ke berbagai sisi sesuai desain. Biasanya, banyak pemilik rumah memilih model ini untuk shelter parkir pribadi.

Lihat contoh proyek lainnya di portofolio Hitent atau pelajari layanan carport kami.
Kesimpulan
Itulah beberapa model atap tenda membrane modern untuk shelter parkir. Sebaiknya, pilih model yang sesuai kebutuhan, luas lahan, dan anggaran Anda. Sebagai gambaran biaya, cek daftar harga kami. Jika masih ragu, silakan konsultasikan dengan tim Hitent.